Friday, February 17, 2012

LAPORAN PERJALANAN STUDY TOUR KE BANDUNG. oleh: kelompok 16


Pada hari Selasa tanggal 31 Januari 2011, angkatan 11 SMA Labschool Kebayoran berkumpul di sekolah pada jam 6 kurang untuk bersiap-siap melakukan Studi Lapangan ke Bandung. Dari masing-masing kelompok telah dipisah untuk menaiki 5 bus berbeda dan dengan tujuan berbeda. Bus 1 pergi ke PT Dirgantara Indonesia, bus 2 ke PT Biofarma, bus 3 ke PT LEN, bus 4 ke PT Pindad, dan bus 5 ke PT Pudak. Sekitar jam 6, semua bus berangkat menuju Bandung kemudian berpisah ke tujuan masing-masing.

PT LEN INDUSTRI
Pada tanggal 31 Januari 2012, kami pergi ke Bandung untuk melakukan kegiatan Study Tour . Kami berkumpul di sekolah pada pukul 05.15 pagi, lalu berangkat dengan bus pada pukul 06.00. Tujuan kami adalah langsung menuju ke PT LEN INDUSTRI.  Sesampai disana, kami menuju ke sebuah ruangan yang berada di dua salah satu gedung yang berada di kawasan PT LEN INDUSTRI. Disana kami diberi penjelasan tentang PT LEN INDUSTRI. Contohnya, apa saja yang dibuat di pabrik PT LEN, bagaimana cara kerja solar cell, sejak kapan PT LEN berdiri dan sebagainya.  Materi disana diberikan oleh beberapa pembicara. Setelah selesai diberikan materi,  kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok di dampingi  oleh satu orang dari PT LEN. Tiap kelompok juga tujuannya dibagi-bagi. Kelompok kami  mendapatkan giliran terakhir untuk pergi berkeliling PT LEN. Pertama, kami diajak untuk melihat contoh-contoh solar cell yang ada di PT LEN INDUSTRI. Kedua, kami diajak untuk melihat pembuatan bagian atas dari kereta api. Kami masuk kedalam pabriknya. Lalu kami menuju ke pabrik pembuatan solar cell yang ada di PT LEN INDUSTRI. Pembuatan solar cell dibagi menjadi beberapa tahap, sebelum masuk kedalam pabrik, kami ditunjukan sebuah board yang berisi tentang urutan pembuatan solar cell yang ada di PT LEN INDUSTRI, baru lah setelah itu kami naik keatas untuk melihat pabriknya. Proses pertama dari pembuatan solar cell yaitu pembuatan panel. Setelah itu panel dilapisi bahan yang menyerupai plastik, setelah itu panel itu laminating di tempat laminating khusus yang ukurannya besar, Panel dilaminating selama kurang lebih 15 menit, setelah itu proses selanjutnya adalah pengetesan solar panel dengan simulator cahaya matahari. Proses ini digunakan untuk menguji solar panel apakah sudah bisa dipakai atau belum. Kami cukup lama didalam pabrik pembuatan solar panel. Dari beberapa tempat yang kami kunjungi di dalam PT LEN INDUSTRI, kami paling lama berada di dalam pabrik pembuatan solar panel. Setelah selesai melihat di pabrik, kami turun ke lantai satu untuk berkumpul dengan kelompok lainnya, setelah itu kami kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan yaitu ke Museum Geologi.

BIOFARMA

ular yang diawetkan di museum Biofarma
Selasa pagi, ketika hari masih lumayan gelap, tepatnya tanggal 31 Januari 2012, kami memulai perjalanan kami menuju Bandung, tepatnya pabrik Biofarma. Dengan menggunakan bus nomor 2, sekitar pukul setengah 9 kami sampai di pabrik Biofarma yang terletak tidak jauh dari pintu tol masuk Bandung atau pintu tol Pasteur. Setelah bus diberhentikan, kami langsung bergegas turun. Sayup-sayup kami  mendengar kesibukan yang melanda Biofarma di hari kerja ini. Kami pun disambut masuk oleh Public Relation PT Biofarma sendiri, dan didalamnya kami diinstruksikan untuk duduk di aula serbaguna Biofarma untuk mendengarkan penjelasan dari pihak Biofarma. Di depan kami telah tersaji tayangan beserta slideshow tentang Biofarma. Isinya antara lain adalah sejarah Biofarma, pabrik vaksin dan antisera terbesar di Asia Tenggara yang ternyata pernah berganti nama  dan lokasi lebih dari sekali sesuai perubahan zaman. Selain itu kami juga diberi presentasi berupa beberapa vaksin dan serum yang pernah diproduksi Biofarma, seperti vaksin Hepatitis, vaksin BCG, dst. Setelahnya, kami diajak berkeliling sekitar pabrik. Namun tidak masuk pabriknya, hanya melihat-lihat bangunannya saja. Tujuan pertama adalah museum Biofarma, yang tidak terlalu luas, namun cukup menarik untuk dilihat karena disana mereka juga memiliki koleksi barang-barang antik pembuat vaksin dari zaman dahulu, foto-foto direksi Biofarma dari zaman Belanda, serta beberapa binatang yang diawetkan. Dari semuanya, koleksi ular yang diawetkan adalah yang paling banyak. Setelah puas melihat-lihat, kami berfoto bersama di depan air mancur lambang Biofarma. Setelahnya, kami tetap melanjutkan sightseeing kami. Ketika sedang melintasi pabrik Biofarma yang bangunannya cukup tua dan antik itu, kami sempat beberapa kali melihat selokan yang mengeluarkan asap. Hal tersebut cukup menarik hingga banyak dari kami yang mengambil fotonya. Pabrik Biofarma begitu luas, namun sayang sekali kami tidak dapat memasukinya ataupun mempelajari cara membuat vaksin secara langsung dikarenakan waktu yang begitu sempit. Setelah selesai di pabrik Biofarma, kami langsung menuju bus dan meluncur ke Museum Geologi yang terletak tidak jauh dari Biofarma.

lambang Biofarma ketika masih
 bernama 'Perusahaan Negara Pasteur'
PT PINDAD
Pada hari Selasa tanggal 31 Januari 2011 kami pergi studi lapangan ke PT.Pindad kami tiba di PT.PINDAD sekitar pukul 10.30 pagi setelah melalui perjalanan selama kurang lebih 3 jam 30 menit dari Labschool Kebayoran. Ketika kami sampai di PT. PINDAD kami telah disambut oleh seorang tour guide dari pindad. Ia membriefing kami semua tentang peraturan – peraturan yang berlaku bagi tamu di PT. PINDAD.
Setelah diberi briefing kami semua pun masuk ke areal kompleks pabrik PT.Pindad. Kompleks PT.Pindad terdiri dari beberapa pabrik diantaranya adalah pembuatan non-militer seperti generator untuk pembagkit listrik. Lalu terdapat juga tempat pengecoran dan pengelasan. Pabrik pertama yang kami kunjungi adalah bagian pembuatan generator untuk pembangkit listrik, disana kami diperlihatkan lokasi lokasi pembangkitan listrik yang menggunakan generator dari PT.Pindad. Sementara kami sedang dijelaskan oleh tour guide beberapa orang sedang bekerja didalam pabrik membuat generator. Tidak lama kemudian kamipun meninggalkan pabrik pembuatan generator menuju pabrik pembuatan dan perakitan senjata SS-1, kami disana diperlihatkan kompartmen dan bagian bagian dari senjata SS-1 namun pembuatannya tidak boleh dikunjungi oleh pengunjung, kami hanya melihat pembuatan magazin (tempat menaruh peluru) SS1.
Panser Anoa

Setelah itu kami melanjutkan tur ke pabrik pembuatan panser ANOA ditempat pembuatan ANOA kami lihat para pekerja sedang membuat bagian bagian dari panser anoa, didekat pintu keluar terdapat sebuah panser ANOA 4x4 terparkir. Kita berada di tempat pembuatan itu tidak lama, setelah itu kami melihat panser ANOA yang sudah jadi dalam beberapa varian, diantaranya Varian Kanon, Varian APC, dan ada yang untuk support.
Kamipun mengakhiri tur kami setelah dari tempat panser ANOA dan keluar dari kompleks menuju bis.

PT. PUDAK

Pukul 10.00 kami sudah berada di kawan Buah Batu, Bandung. Perjalanan berjalan lancar, di dalam bus pun tidak terjadi keributan yang berlebihan. Pukul 10.30 kami tiba di PT. Pudak dan disambut oleh perwakilan dari perusahaan. Kami diberi presentasi singkat mengenai apa itu PT. Pudak, bagaimana sejarahnya dan apa saja yang ada di dalam industri ini.

Setelah mendengarkan presentasi, kami dibagi menjadi 2 grup untuk mengikuti tur kecil mengelilingi PT. Pudak. Kawasan industri PT. Pudak ini cukup luas, barang-barang yang diproduksi juga beragam. PT. Pudak ini memproduksi alat-alat pembelajaran untuk sekolah. Kami dijelaskan cara memproduksi dan juga diperlihatkan mesin-mesin besar untuk memproduksi barang-barang tersebut. Karena besarnya industri ini, jadwal kunjungan kami menjadi mundur sekitar setengah jam dari jadwal. Kami baru melanjutkan perjalan pada pukul 11.30, dimana seharusnya kami sudah berada di Museum Geologi.



PT DIRGANTARA INDONESIA
interior salah satu pesawat buatan PT DI
Pada hari Selasa tanggal 31 Januari, semua siswa SMA Labschool Kebayoran berkumpul di sekolah untuk bersiap-siap pergi ke Bandung. Semua telah memasukan kopernya ke dalam bis masing-masing karena bisnya akan pergi terpisah-pisah. Dari kelompok saya, seya dan seorang teman saya akan pergi ke PT. Dirgantara Indonesia dengan menggunakan Bis 1. Kami semua berangkat dari SMA Labschool Kebayoran sekitar jam 6 pagi menuju empat masing-masing. Setelah 3 jam duduk di dalam bis, akhirnya kami sampai ke tempat tujuan kami, PT. Dirgantara Indonesia pada jam 9 pagi. Sesampainya kami disana, kami diajak masuk ke dalam ruang tertutup untuk menonton sebuah video tentang sejarah berdirinya PT. Dirgantara Indonesia, dan melakukan sesi tanya jawab dengan wakil dari PT. Dirgantara Indonesia. Setelah sesi tanya jawab selesai, kami diajak masuk kedalam pabrik pembuatan pesawat namun kami tidak diperbolehkan untuk memfoto disitu. Di dalam pabrik tersebut, kami diberitahu apa saja dan bagaimana cara pembuatan pesawat. Kami juga melihat apa saja alat yang digunakan dan cara bekerjanya, bahkan kami melihat beberapa alat yang sedang bekerja. Di dalam pabrik tersebut ada beberapa pesawat juga yang sudah jadi maupun yang hampir jadi. Setelah kami selesai mengelilingi pabrik, kami semua diajak keluar dan kembali ke bis, namun kembali ke bis ini bukan untuk pergi ke tempat selanjutnya, tetapi untuk mengelilingi PT. Dirgantara Indonesia untuk melihat gedung-gedung mereka dan kegunaan dari masing-masing gedung tersebut. Juga beberapa pesawat yang mereka gunakan dan ada juga yang sedang akan dicoba. Kemudian, kami semua turun lagi dari bis ke dalam suatu gedung kecil yang ada beberapa replika pesawat. Gedung tersebut memang sengaja diberikan replika dari model-model pesawat mereka dari yang dulu, yang pertama, sampai sekarang, supaya orang-orang yang pergi kesitu baik yang akan membeli pesawat atau hanya sekedar acara sekolah, seperti kami dapat melihat bagian-bagian dalam pesawat, bahkan kami dapat melihat tempat pilot. Mereka juga memasang berbagai tulisan tentang pesawat-pesawat mereka, dan berbagai produksi mereka seperti helikopter, dan lain-lain. Kami diberikan waktu cukup lama disitu untuk memfoto-foto dan mencatat info-info yang ada. Sebelum kami kembali ke bis untuk tempat selanjutnya, kami berfoto terlebih dahulu dengan wakil PT. Dirgantara Indonesia dan pergi ke bis lain untuk tempat selanjutnya.

MUSEUM GEOLOGI
Setelah kami mengunjungi perusahaan masing masing, kami balik ke bus dan siap-siap pergi untuk ke Museum Geologi. Setelah beberapa menit, kami sampai di Museum Geologi, dan kami diinstruksikan untuk melihat-lihat benda yang ada di dalam museum, kebanyakan mengambil foto benda-benda yang ada di sekitar museum. Setelah melihat-lihat, kami semua pergi ke auditorium untuk melihat film nasional geografi tentang terbentuknya bumi, film itu berdurasi sekitar 8 menit. Setelah melihat film tersebut, kami diperbolehkan untuk melihat dan mengambil gambar di sekitar museum tersebut. Di dalam museum tersebut banyak terdapat batuan dan kerangka-kerangka dinosaurus dan manusia-manusia purba, juga ada banyak peninggalan zaman dahulu. Kami diberi waktu sekitar 1 jam untuk melakukan hal-hal tersebut. Setelah semua bagian telah kami kunjungi dan kami observasi, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan yang panjang ke Lembang tempat penginapan sekitar 3 jam.

HOLTIKULTURA
Setelah malam yang panjang kami pagi-paginya check out dari hotel Lembang dan pergi menuju Hortikultura di jalan Pajajaran no.145 Bandung selama 3 jam. Setelah sampai di balai Holtikultura, kami  dituntun menuju aula yang sangat luas untuk melihat sedikit gambaran tentang hortikultura. Setelah presentasi kami pun dibagi jadi beberapa sektor untuk mendengarkan penjelasan lebih jelas tentang hortikultura.
Dengan dipandu oleh pemandu masing-masing sektor, kami diberikan penjelasan tentang apa arti Holtikultura dan beberapa contoh tanamannya. Kami juga diperlihatkan proses tanaman Holtikultura dikembangkan. Kami pun diperbolehkan membawa tanaman cabai untuk kami pelihara di rumah. Setelah selesai mengelilingi balai Holtikultura kami kembali ke bus, untuk pergi ke Sari Ater.

No comments:

Post a Comment